POTRET MASA KECIL : SMP

POTRET MASA KECIL : SMP





    















SMP masa dimana kita mengenal segala hal yang berhubungan dengan remaja. Mulai dari teman, sahabat sampai pacar. Kalian tahu? Otak kita mulai berkembang menjadi kritis ketika kita memasuki masa ini. Dan tentunya saat masa puberlah mulai bermunculan. Fase dimana kita menginjakkan kelas 1 adalah mulai mencari teman baru dan memperbanyak jumlah teman, ditambah rasa ingin tahu kita pun bertambah. Ada banyak hal yang membuat masa ini menyenangkan mungkin salah satunya belum ada rasa egois dari satu sama lain, walaupun mungkin hanya beberapa.Saat dulu SD mungkin kita hanya menemukan teman yang berasal dari desa kita sendiri namun berbeda saat masuk SMP kita mulai menemukan teman dari berbagai kalangan desa bahkan kota.


     Mulai dari kelas 1 SMP, pastilah dimasa ini lagi kalem-kalemnya maklumlah masih adaptasi karena masih jadi anak baru. Author saat itu masuk ke kelas yang lumayan daya saingnya sulit, awal-awal author takut tapi saat itu author masih ingat ada alumni dari kelas itu yang sedikit memberikan motivasi supaya jangan takut buat bersaing asal bersaing secara sehat dan dari situ author berfikir yaudah jalanin aja pasti bisa, karena engga ada yang engga mungkin didunia ini. Yang paling author ingat sejarah dimana author lebih suka berkerudung yaitu ketika menginjakkan kaki dikelas 1 SMP, karena saat itu peraturan di SMP author bagi perempuan diwajibkan berkerudung dan itu adalah tahun pertama peraturan itu dibuat yang bertepatan dengan saat tahun ajaran author masuk di SMP, dan yang author ketahui saat itu tujuan dari adanya peraturan tersebut semata-mata karena untuk melindungi perempuan dari godaan-godaan setan yang terkutuk hehe,.. ya gitu deh, you know what I mean lah..
kejadian yang author ingat saat kelas 1 itu ketika pelajaran seni budaya yang ditugaskan untuk bernyanyi dan saat itu author gak punya pasangan buat duet karena saat itu ditugaskannya harus bernyanyi masing-masing 2 orang dan untungnya ada salah satu teman author yang absen sekolah dan akhirnya author punya pasangan buat nyanyi, jujur ya,.. author itu termasuk orang yang ribet contohnya  cuman ditugasin nyanyi aja, author minta diajarin sama mamah author yang jelas-jelas mamah author aja engga terlalu jago nyanyi tapi emang saat kecil dulu, pasti kalo ada urusan nyanyi pasti latihan dirumah dulu biar ga faless.. tapi saat hari H tiba suara author perasaan gitu-gitu aja, bagus sih engga fales sih iya..
tapi ada lah bagus-bagus dikit mah .. berkat tugas itu juga akhirnya author ikut eskul band disekolah.

   Lanjut ke kelas 2 ya…
yang author rasakan saat kelas 2 itu bisa dibilang anak-anaknya masing-masing. Kenapa bisa dibilang gitu? Author juga kurang paham kenapa sampe berimbas main dikelas 2 ini serasa blok-blokannya itu kerasa banget, karena jujur cuman kelas ini aja yang bikin author jauh sama temen laki-laki dikelas. Author itu saat kelas 2 kalo main perjajaran. Yang ini jajaran cowok semua yang onoh jajaran perempuan semua. Kalian bisa bayangin kan betapa gak solidnya kelas author saat kelas 2 dulu. Saat kelas 2 okelah author main perjajaran dan sisi positifnya itu antar perjajarnya itu solid, contohnya ya kemana-kemana pasti barengnya sama teman itu-itu aja, makan bareng, kelompok bareng, kemana-mana bareng deh pokoknya. Tapi ada satu hal yang kadang buat author kesel sendiri, adalah temen author yang sejajar itu mungkin ia merasa paling okeh dibanding yang lain karena sifatnya yang mau menang sendiri, bahkan bisa dibilang author dkk itu seolah kaya berada dibawah perintahnya yang siap kapanpun ia suruh. Okeh selebihnya mungkin prive

   Next, kelas 3.. saat saat dimana kesolidan mulai terbentuk, kematangan pemikiran mulai ada. Persaingan pun lebih sulit dibanding saat kelas 1. Saat kelas 3 ini diberlakukan sistem belajar baru yaitu duduk perkelompok setiap harinya, author punya kelompok belajar saat kelas 3 dulu mereka bener-bener kocak segala senang, sedih, kesel semua ada dikelompok ini bahkan baper pun sampe dibawa-bawa. Anggota kelompok author ada 6 orang. Yang satu tukang ketawa, yang satu tukang ngerayu, yang satu tukang ngelamun, yang satu tukang pembohong, yang satu tukang cerewet dan satunya lagi dia leader dari grup “MOUNT EVEREST” jelas jenius lah.. tapi untungnya engga ada tukang tikung ya..
pokoknya author beruntung bisa masuk kekelompok ini, suer ini kelompok bener-bener langka.
selain itu dibanding saat author kelas 1 dan kelas 2, dikelas 3 ini author masuk sama salah satu hal yang paling bisa bikin ribet yaitu cinta.. tapi masih cinta monyet mungkin..
entah kenapa dikelas 3 ini segala rayuan maut, chat-chat mulai bertebaran tapi saat itu author cuman anggap biasa, tapi ternyata itu termasuk dalam bagian pdkt. Serius saat masa ini ada hal yang membuat author menyesal terutama kan hal yang membuat segalanya bisa saling tidak mengenal begitu aja yaitu saat itu ada 2 orang yang suka sama author tapi saat itu bodohnya author malah memilih salah satu diantara mereka yang jelas maka otomatis dari salah satu mereka juga aka nada yang tersakiti.. dan imbassnya juga kisah perjalanan saat author pacaran sama sekali tidak searah dengan pikiran author dan akhirnya apa yang author dapatkan, yaitu hanya berakhir dengan tangisan. Okeh author tau karena penyesalan selalu ada di akhir.

 Akhir cerita hanya sedikit yang dapat author bagikan karena sebagian cerita tidak author cantumkan dikarenakan ada privasi, jadi sebelumnya terimakasih telah mengapresiasi cerita author.. ada sedikit Quotes :

-, cobalah pahami setiap kejadian maka itu akan menjadi pelajaran ,-
---Trying to understand every event , so that you will be learn----

see you next post blog. Thankuy!

POTRET MASA GITU : SMK

Banyak hal yang bisa diceritakan, banyak hal pula yang menjadi sebuah pengalaman. Setelah artikel mengenai potret masa kecil ketika SD dan SMP. Jadi sekarang saya akan menceritakan mengenai hal-hal yang terjadi ditingkat SMA. Mau dibilang potret masa kecil, tapi udah SMA, jadi maksudnya mungkin disini author mau bercerita sedikit mengenai pengalaman author selama masuk SMA.


1.                                                   Pengenalan Lingkungan Sekolah

Nah disini author akan membawa kalian pada sebuah awal dimana author baru masuk sekolah, kalo dulu dikenal dengan istilah MOS, maka sekarang dikenal dengan PLS. mungkin kesan MOS itu lebih kepada masa-masanya senior bales dendam ke junior, itu yang lebih sering dikaprahkan oleh banyak orang, maka dari itu istilah MOS dihilangkan dan digantikan dengan masa dimana siswa mengenal lingkungan yang ada di sekolah, mulai dari ruangan tempat belajar, guru yang mengajar sampai tukang cleaning service harus dikenal. Ribet ya? Maklumlah namanya murid baru harus mengenal sesuatu yang asing dari tempat berpijaknya. Oh iya author belum menyebutkan dimana author bersekolah ya? Okeh jadi author sekolah di salah satu yayasan swasta yang ada dikuningan yaitu SMK Pertiwi Kuningan. Lokasinya dijalan Cirendang-Kasturi. Mungkin bagi kalian yang belum mengenal tempatnya kalian bisa main-main kesana dan bisa searching lewat GMaps.
Nah jadi itu sekilas mengenai umumnya author bersekolah. Author yakin kalian juga merasakan hal yang sama saat kalian baru pertama kali masuk ke sekolah baru, rasanya itu pasti terasa asing ditambah lagi harus bergaul dengan teman-teman yang cakupannya lebih luas dari tempat saat SMP, dan disanalah kita harus beradaptasi mengenai lingkungan yang ada di sekolah. Awalnya author takut dan bingung saat masuk sekolah tersebut, karena banyak yang mengatakan bahwa jika author masuk sekolah tersebut, pasti author bisa masuk dalam pergaulan yang tidak wajar, sontak hal tersebut semacam membuat diri author merasa minder, malu karena jujur saat author masuk sekolah tersebut, orang tua author yang mengajukan dan author sempat menolak, tapi mau bagaimana lagi keadaan yang membuat author akhirnya memilih untuk bersekolah ditempat tersebut, banyak yang mengatakan juga untuk apa sekolah di swasta. Dari situlah author merasa bahwa author harus tunjukkan bahwa bisa bergaul dengan sehat tanpa terbawa pengaruh yang negative dan author juga harus punya prestasi yang baik disekolah walaupun banyak orang yang memandang dengan sebelah mata saat author masuk sekolah tersebut.
Menurut author sekolah mau dimanapun sama saja, tergantung kita yang bersekolah berniat baik atau tidak. Maka dari itu author mencoba bangkit dengan segala kritikan yang membuat author harus terjatuh dan author harus tunjukkan bahwa segala kritikan itu salah.

2.                                   Mengagumi Seseorang

           Diusia tingkatan SMA/SMK ini memang masa-masa dimana bergejolaknya cinta *aseek. jangan salah juga masa ini dimana masa saling egois dan labil hingga menimbulkan banyak emosional yang bisa merugikan. Jika di tv ada film “Ada Cinta Di SMA” noh kalo SMK gimana? Seperti yang banyak di perbincangkan melalui Meme Komik bahwa SMK kalah dipercintaan. Mungkin menurut author jawabannya bisa ya bisa tidak. Ya? Karena mungkin murid yang ada di SMK biasanya selalu dominan baik itu dominan oleh perempuan atau dominan oleh laki-laki. Nah kalo di author itu dominannya oleh anak laki-laki, jadi maksud kalah percintaan disini mungkin si jalunya kekurangan cewek karena disekolahnya cewek cuman punya jumlah yang pas-pasan. Tidak? Mungkin bagi sekelompok murid SMK yang sudah memiliki pasangan baik indoor maupun outdoor wkwk, mereka merasa tidak kalah dalam percintaan. Kenapa? Ya karena udah punya pasangan. Seperti halnya saat dimana yang author rasakan saat kelas 1, ya karena artikel ini memuat mengenai pengalaman, terpaksa lah author harus menceritakan -_-. Saat kelas 1 SMK author memang mengaku memiliki pasangan, tapi sekarang ya mau gimana lagi udah single kembali wkwk. Okeh jadi gini author punya laki saat mau memasuki semester 2 jadi yang waktu libur juga udah masuk punya pacar, jujur ya author typical cewe yang kalo udah sayang mau putus juga susah mau selingkuh juga boro-boro kepikiran, nah dari situ author sayang banget dengan seseorang yang tentu author kagumi dan miliki. Dan saat itu pacar author kelas 3 jadi otomatis UN terus lulus.
               Saat setelah perpisahan kelulusan, author jarang yang namanya kabar-kabaran (kaya berita gossip :v) ya intinya gitu deh lost contact. Author mencoba sabar dan menunggu karena pikirnya mungkin lagi sibuk. Akhirnya setelah saat author sering liat dia update tapi ga pernah ngehubungin author dari situ author merasa kaya udah ga dipeduliin lagi. setelah itu dengan keadaan seperti itu, author merasa udah gak ada gunanya memperjuangin dan akhirnya, I know, you understand what I say?.
Dan saat semenjak kejadian itu author vakum sampe lulus untuk berhubungan dengan lawan jenis manapun, karena sejujurnya author pengen serius tapi mau gimana lagi mungkin bukan takdir. Dan author bisa simpulkan bahwa segala sesuatu yang bersama selalu diiringin dengan perpisahan yang ada, mau bagaimana pun kita berjuang karena sejatinya takdirlah yang pasti menentukan.
Seperti halnya di film “Assalamuailakum Beijing” – “jika tak kau temukan cinta, maka cinta yang akan menemukanmu”.

              Tak Terlepas Dari Persahabatan



            Dimana ada sekolah disitu ada pertemanan. Yap, lalu apa bedanya persahabatan dan pertemanan? Jelas beda. Jika teman hanya sebatas bergaul tanpa melibatkan susah dan senang satu sama lain, tapi sahabat adalah malaikat sejatimu yang siap memelukmu, menenangkanmu dalam kondisi dan situasi apapun mereka selalu ada dipaling depan dan urusanmu adalah urusan sahabatmu juga. Bisa bayangkan, banyak saat ini teman lama dilupakan oleh teman baru. Saat kamu menemukan teman yang baru, ingatlah teman lamamu bahkan ingatlah sahabatmu, mereka adalah manusia yang ditakdirkan setia kepadamu.
         Author selama SMP mungkin tidak banyak menemukan sahabat tapi saat memasuki SMK author memiliki sahabat yang saling melengkapi dan sifat dan tabiat yang dimilki masing-masing. Sejelek apapun sifat sahabat author tapi author yakin mereka adalah manusia pilihan terbaik yang Allah berikan pada author yang siap mengahadapi susah dan senang bersama. Maka author tidak bisa bayangkan setelah kita sama-sama lulus dan telah berjuang selama 3 tahun lamanya, kita suatu saat harus berpisah dan menempuh jalan masing-masing tapi author berharap bahwa persahabatan ini akan berlangsung selamanya.

        Maka dari itu karena author masih kelas 2 jadi banyak pengalamannya dan ceritanya itu saat kelas 1. Di kelas 2 ini author setelah lebaran nanti akan PKL (Praktek Kerja Lapangan), karena memang pendidikan SMK ditempuh untuk siap bekerja jadi saat ini author hanya bisa berdoa bahwa author bisa lulus dengan hasil maksimal dan mendapat pekerjaan yang layak dan jika ada rezeki author ingin sekali melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi dan bagi para readers mudah-mudah segala asa dan cita bisa terwujud secara bersama Aamiin.

Demikian yang dapat author ceritakan, kurang nya author mohon maaf dan untuk lebihnya bisa kalian simpan di diri kalian masing-masing. Terima kasih atas kunjungannya, semoga dapat menginspirasi. Don’t forget to comment, like, follow and share. Thankuy!